Showing posts with label Basis Data. Show all posts
Showing posts with label Basis Data. Show all posts

Toad for Oracle

3 komentar

Setelah lama tidak menulis di blog sekarang mulai menulis lagi, kali ini saya akan membahas sedikit tentang TOAD, mungkin banyak orang yang sudah tau tentang apa itu TOAD namun masih banyak pula orang yang belum tau tentang toad itu sendiri. Toad merupakan satu aplikasi yang bisa dibilang sangat membantu saya dalam pengolahan data base dengan menggunakan oracle. tools ini sangat bermanfaat dan sangat mudah untuk digunakan dalam melakukan segala hal yang berhubungan dengan basic administration.

 Kalau dulu dalam pengulahan dtabase oracle aku menggunakan sql plus, sekarang dengan aku mengenal TOAD maka aku lebih memilih toad dibanding dengan sql plus karena di toad yang bisa dibilang sama powerfullnya dengan sql plus kita tinggal klik klik klik saja tanpa harus menuliskan script seperti halnya dengan sql plus. namun jika kita ingin menguji kemampuan kita terhadap sintaks jangan kuatir toad juga menyediakan editor untuk menguji sintaks kita. kemudhan lain jika kita ingin meliha isi table sampai sedetilnya kita bisa tanpa perlu menuliskan script lagi mulai dari fungsi, procedure, tigger, squence dan yang lainnya.

Konsep Dasar Sistem Berkas

1 komentar

Komputer dapat menyimpan informasi ke beberapa media penyimpanan yang berbeda, seperti magnetic disks, magnetic tapes dan optical disks. Agar komputer dapat digunakan dengan nyaman, system operasi menyediakan system penyimpanan dengan sistematika yang seragam. Sistem operasi mengabstraksikan property fisik dari media penyimpanannya dan mendefinisikan unit penyimpanan logis yaitu berkas. Berkas dipetakan ke media fisik oleh system operasi. Media penyimpanan ini umumnya bersifat non-volatile, sehingga kandungan di dalamnya tidak akan hilang jika terjadi gagal listrik maupun system reboot.

JENJANG DATA

2 komentar
Sebuah data pada basis data mempunyai beberapa tingkatan diantaranya adalah :
1.      Character
Character merupakan bagian data yang paling kecil, dapat berupa character numeric, huruf atau karakter khusus yang membentuk suatu item data atau filed.
2.      Field
Field mempresentasikan sebuah atribut dari record yang menunjukan suatu item dari data, misalnya nama, alamat, nomer telepon, dan lain sebagainya. Nama satu filed harus berbeda dengan field lainnya, beberapa tipe field diantaranya : karakter, teks, tanggal, angka, dan lain sebagainya. Gambaran sebuah field seharusnya mempunyai beberapa komponen diantaranya adalah tipe field, lebar field (ruang maksimum yang dapat terisi oleh karakter, teks, angka, dsb.) dan isi dari field tersebut untuk masing-masing record atau sering disebut dengan field value.

Beberapa Masalah Dalam Basis Data

1 komentar
Basis data yang kurang matang atau yang tidak disiapkan dengan baik tentunya akan menghasilkan beberapa masalah, karena dalam berinteraksi dengan basis data kita tidak hanya berhadapan pada masalah perancangan, pengaksesan dan penginputan data saja. Masalah-maslah tersebut diantaranya adalah :
1.      Redudansi dan Inkonsistensi Data
Redudansi data berhubungan dengan banyaknya data pada sebuah tabel, sehingga sering meimbulkan duplikasi data, artinya data yang tersedia akan tersaji atau tercetak secara berulang-ulang. Hal ini akan mengakibatkan kesulitan pada saat melakukan manipulasi data yang berupa pengubahan dan penghapusan data, karena akan menimbulkan inkonsistensi data. Redudansi ini bisa disebabkan karena basis data yang ada belum memenuhi aturan-aturan dalam normalisasi basis data. Hal ini dapat dicontohkan pada tabel dengan 3 field, yaitu NIM, nama_mhs, dan alamat, pada tabel tersebut yang menjadi key adalah NIM, jika nama dan alamat merupakan field non key, dan field alamat mempunyai ketergantungan fungsional pada field non key lainnya dalam hal ini adalah nama_mhs, sedangkan nama_mhs mempunyai ketergantungan fungsional terhadap NIM, maka akan mudah dijumpai redudansi pada field alamat dimana pada nama alamat yang sama akan selalu hadir pada record nama_mhs yang sama pula, hal ini sangat berpengaruh ketika kita melakukan manipilasi data pada salah satu record alamat sehingga akan ditemui record alamat yang yang berbeda untuk record nama_mhs yang sama dalam satu tabel.

MODEL DATA LOGIKA 2

2 komentar

Model data logika Adalah satu teknik untk menjelaskan denganbaik struktur informasi bisinis dan aturan aturan sebagai masukan pada proses perancangan database.
Langkah-langkah dalam Model Data Logika ditunjukkan dalam satu set kriteria untuk mendapatkan model data logika paling optimal.
•Kebenaran Struktur
Konsisten dengan jalur definisi bisnis dan informasi organisasi
•Kemudahan
Mudah untuk dimengerti oleh orang yang tidak punya pendidikan khusus atau pemakai sistem yang buka profesional di komputer
•Tidak redundansi
Tidak mempunyai informasi yang berlebihan ditulis berkali-kali, usahakan untuk satu potongan informasi hanyalah disimpan benar satu tempat, tidak diberberapa tempat
•Dapat dipakai bersama(sharability)
Kondisi data tidak sangat spesific dan hanya dapat dibaca oleh satu dua aplikasi atau teknologi, namun diharapkan dapat diacces oleh beberapa aplikasi dan teknologi.
•Mudah dikembangkan(extensibility)
Mampu untuk menerima kebutuhan baru dengan akibat yang ringan terhadap perubahan data dasarnya
•Kesatuan (integrity)
Konsisten dengan jalur bisnis yang digunakan dan pengelolahan informasi

MODEL DATA LOGIKA

1 komentar

I.  Mengidentifikasi entity utamaàMDL 1
Aturan MDL 1.1 Memberi
à Nama, Definisi,
Diagram & Dokumentasi Entity Dlm Kamus Data.
(Perancangan Dokumentasi) Setiap Entity Yg
Merupakan Bagian Dr Entity Utama/Induk Disebut Subtype.
Entity Utama = Supertype


Langkah 1 :Mendefinisikan Obyek Utama. Obyek utama inilah disebut sebagai entity. Contoh pemasaran berisi informasi tentang pelanggan, produk.order,nota dll..

Langkah 2 :Membuat Diagram MDL Berupa Hub/Relation

 Menentukan relationship/hubungan antar entity
àII. MDL 2 
Copyright © Anugrah Krisna Aji @ jokojowo.blogspot