Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Mengenal Sedikit Tentang Multi Protocol Labelling Switch (MPLS)

2 komentar
Multi Protocol Labelling Switch (MPLS) adalah teknologi penyampaian paket pada jaringan backbone (jaringan utama) berkecepatan tinggi yang menggabungkan beberapa kelebihan dari sistem komunikasi circuit-switched dan packet-switched yang melahirkan teknologi yang lebih baik dari keduanya.
MPLS adalah arsitektur network yang didefinisikan oleh IETF untuk memadukan mekanisme label swapping di layer 2 dengan routing di layer 3 untuk mempercepat pengiriman paket.
Paket-paket pada MPLS diteruskan dengan protokol routing seperti OSPF, BGP atau EGP. Protokol routing berada pada layer 3 sistem OSI, sedangkan MPLS berada di antara layer 2 dan 3. OSPF (Open Shortest Path First) adalah routing protocol berbasis link state (dilihat dari total jarak) setelah antar router bertukar informasi maka akan terbentuk database pada masing – masing router. BGP (Border Gateway Protocol) adalah router untuk jaringan external yang digunakan untuk menghindari routing loop pada jaringan internet.

Algoritma Sorting

1 komentar

Sorting  adalah  proses  menyusun  elemen  –  elemen  dengan  tata  urut  tertentu  dan
proses tersebut  terimplementasi dalam  bermacam aplikasi. Kita ambil  contoh pada
aplikasi perbankan. Aplikasi tersebut mampu menampilkan daftar account yang aktif.
Hampir   seluruh   pengguna   pada   sistem   akan   memilih   tampilan   daftar   berurutan
secara ascending demi kenyamanan dalam penelusuran data.

Beberapa   macam   algoritma  sorting  telah   dibuat   karena  proses   tersebut   sangat
mendasar  dan  sering   digunakan.   Oleh   karena   itu,   pemahaman   atas  algoritma   –
algoritma yang ada sangatlah berguna.
Setelah menyelesaikan pembahasan pada bagian ini, anda diharapkan mampu :
1. Memahami   dan   menjelaskan   algoritma   dari  insertion   sort,   selection   sort, merge sort
    dan quick sort.
2. Membuat implementasi pribadi menggunakan algoritma yang ada

Sejarah Java Programming

1 komentar
Java lahir pada saat penelitian yang dilakukan oleh sejumlah insinyur di Sun California pada tahun 1991. Mereka membuat proyek pembuatan bahasa pemrograman yang dapat berjalan pada perangkat yang memiliki memori ukuran kecil. Selain itu mereka juga menginginkan program dapat berjalan di platform mana pun, ini dikarenakan setiap perangkat mempunyai manufaktur yang berbeda. Pada mulanya, mereka menamakan proyek ini dengan nama “Green Project.”
Dalam proyek penelitiannya, proyek Green berhasil menciptakan Star 7 (*7), sebuah peranti lunak yang dapat digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh yang sangat cerdas. Star 7 dibuat dengan basis bahasa C dan C++. Setelah beberapa lama, James Gosling, salah satu pimpinan tim merasa kedua bahasa ini mempunyai kekurangan, sehingga mereka sepakat mengembangkan bahasa baru. Bahasa yang mereka kembangkan ini diberi nama Oak, terinspirasi ketika James Gosling melihat pohon oak di seberang kantornya. Karena Oak telah menjadi hak cipta bahasa lainnya, maka mereka mengubah namanya menjadi Java. Penamaan Java sendiri terinspirasi ketika para tim minum kopi di sebuah kedai kopi di dekat kantor mereka. Salah seorang tim berbicara tentang asal-muasal biji kopi yang mereka minum yaitu dari Java (pulau Jawa). Kemudian para tim sepakat menamakan bahasa itu Java dengan logo secangkir kopi panas.

Sejarah PHP

1 komentar
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP bernama FI (Form Interpreted). Pada saat tersebut PHP adalah sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0.

Asus K3 Usung Intel Core Generasi Kedua

0 komentar
JAKARTA, KOMPAS.com - Bertepatan dengan Mega Bazaar Computer 2011, Asus meluncurkan notebook seri K terbaru, Asus K3. Seri terbaru ini merupakan pembaharuan dari seri K sebelumnya, yakni seri K generasi pertama yang diperkenalkan tahun 2009 dan seri K generasi kedua yang diperkenalkan tahun 2010.
Seri K3 memiliki beberapa kelebihan dibanding generasi sebelumnya. Dari segi desain misalnya, Business Development Manager Asus Indonesia Juliana Chen mengatakan, "Asus generasi ketiga ini lebih tipis dari sebelumnya. Juga lebih tipis dari notebook vendor lain dengan spesifikasi yang sama."
Selain itu, seri K generasi ketiga ini juga memiliki pilihan warna yang lebih beragam. Kalau di generasi pertama cuma ada warna hitam. Lalu, generasi kedua punya warna merah biru putih dan pink. Maka, di generasi ketiga ini ada warna coklat, biru, silver, hitam, pink, hijau, merah, dan emas. Lebih beragam.
Dari sisi dalamannya, prosesor Intel Core generasi kedua Huron River serta kartu grafis generasi terbaru dicangkokkan untuk menunjang kehandalan produk ini. Spesifikasi tersebut memberikan kinerja komputasi yang baik, mendukung kerja multitasking, multimedia dan gaming.
Dukungan DirectX 11 diklaim membuat kinerja gaming seri K terbaru melebihi notebook lain di kelasnya. VGA seri K generasi terbaru ini juga mengalami peningkatan. Juliana mengatakan, peningkatan kualitas keseluruhan seri K3 mencapai 400 persen jika dibandingkan seri K generasi sebelumnya.
"Asus K3 juga mempertahankan teknologi Ice Cool yang sangat penting bagi perangkat notebook," ucap Chen. Teknologi tersebut mampu menjadikan aktivitas mengetik lebih nyaman. Asus K3 juga merancang "kanal" pembuangan panas, memastikan suhu perangkat lebih dingin.

Konfigurasi Linux Untuk Dijadikan Gateaway

0 komentar
Pada artikel kali ini membahas tentang bagaimana mengkonfigurasi Linux yang kita miliki sebagai gateway yang menghubungkan jaringan lokal kita ke dunia luar.
Catatan:
Telah berhasil dilakukan pada sistem distribusi Redhat dan Mandrake
1.    Konfigurasi I (Hubungan Dial-Up)
Pada konfigurasi pertama ini yang akan dilakukan adalah memasang 2 jenis interface dalam Linux yg kita miliki (Dial Up Modem dan ethernet card).

Android

0 komentar

Siapa yang tidak pernah mendengar teknologi yang satu ini. Tak masalah meskipun anda hanya mendengarkan tanpa mencicipinya langsung. Ya, Android memang telah sesuatu yang fenomenal di trend 2010 ini dan sejajar dengan iPad keluaran dari Apple. Keduanya boleh dibilang memborong porsi besar pemberitaan, menyingkirkan sejenak subyek-subyek pemberitaan seputar teknologi yang lain. Nah, editorial ini akan membicarakan seputar Android, sebuah platform software terpadu untuk perangkat bergerak (mobile devices) dan tidak hanya terbatas pada ponsel.
Apakah Android itu? Kebanyakan orang awam mungkin hanya mengetahuinya secara sederhana sebagai “Handphone Android” atau “ponsel bikinan Google”. Tidak sepenuhnya salah memang, tetapi kurang tepat karena teknologi Android jauh lebih luas daripada sekadar dipahami sebagai sebuah merek ponsel atau smartphone.
Android adalah sekumpulan perangkat lunak terpadu (software stack) untuk perangkat bergerak (mobile devices) seperti telepon selular, ebook reader, netbook, HD TV dan sebagainya, yang terdiri atas sistem operasi, middleware, dan key applications.

Sejarah LInux

0 komentar
UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.
Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.
Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan Multics, yaitu Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday, dan Doug Mcllroy, secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX.

Sejarah komputer di Sektor Pendidikan

0 komentar
1970   
Pemakaian minicomputer digunakan dibeberapa sekolah, namun terbatas hanya untuk pekerjaan administrasi.

1971   
Mikroprosesor Intel yang pertama; Komputer Personal (PC) yang petama dikembangkan.

1975   
Apple computer menyumbangkan komputer Apple I ke sekolah-sekolah. Saat itu beberapa sekolah yang menggunakan minicomputer maupun mainframe, menolak menggunakan komputer personal.

1981   
IBM mengeluarkan PC produksinya yang petama. Pemakaian komputer sebagai Computer Assisted Instruction (CAI) mulai diterima sekolah-sekolah.

Free Open Source Software

0 komentar
I. APA ITU FREE/OPEN SOURCE SOFTWARE

Menurut David Wheeler, secara umum program yang dinamakan free software (perangkat lunak bebas) atau open source software (perangkat lunak sumber terbuka) adalah program yang lisensinya memberi kebebasan kepada pengguna menjalankan program untuk apa saja, mempelajari dan memodifikasi program, dan mendistribusikan penggandaan program asli atau yang sudah dimodifikasi tanpa harus membayar royalti kepada pengembang sebelumnya. (Sumber: http://www.dwheeler.com/off_fs_why.html). Free/Open Source Software (FOSS) atau perangkat lunak bebas dan open source (PLBOS) telah menjadi sebuah fenomena internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, FOSS mengalami perubahan besar dari sebuah kata yang relatif tidak dikenal menjadi sebuah kata popular terbaru. Namun, istilah FOSS tetap belum mudah dipahami mengingat FOSS merupakan konsep baru, misalnya apa saja pengertian FOSS dan apa saja cabang atau jenis-jenisnya. Bab-bab selanjutnya berikut ini memberikan penjelasan yang baik tentang fenomena FOSS, filosofinya, perbedaannya dengan program yang  bukan FOSS, dan metoda pengembangannya.

II. FILOSOFI FOSS

Ada dua filosofi pokok pada kata FOSS, yaitu filosofi dari FSF (Free Software Foundation) atau Yayasan perangkat  Lunak Bebas, dan filosofi dari OSI (Open Source Initiative) atau Inisiatif Sumber Terbuka. Kita mulai pembahasan dengan filosofi FSF, sesuai dengan urutan sejarah dan karena posisi FSF sebagai pionir dalam gerakan FOSS ini.  Tokoh utama gerakan FSF adalah Richard M. Stallman, sedangkan tokoh gerakan OSI adalah Eric S. Raymond  dan Bruce Perens.
Menurut FSF, perangkat lunak bebas mengacu pada kebebasan para penggunanya untuk menjalankan,  menggandakan, menyebarluaskan/menditribusikan, mempelajari, mengubah dan meningkatkan kinerja  perangkat lunak. Tepatnya, mengacu pada empat jenis kebebasan bagi para pengguna perangkat lunak, yaitu:
  1. Kebebasan untuk menjalankan programnya untuk tujuan apa saja (kebebasan 0).
  2. Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (kebebasan 1). Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat.
  3. Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama anda (kebebasan 2).
  4. Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarkannya ke khalayak umum sehingga semua menikmati keuntungannya (kebebasan 3). Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat juga.
Filosofi OSI agak berbeda. Ide dasar open source sangat sederhana. Jika para pemrogram dapat mempelajari, mendistribusikan ulang, dan mengubah kode sumber sebagian perangkat lunak, maka perangkat lunak itu berkembang. Masyarakat mengembangkannya, mengaplikasikannya, dan memperbaiki kelemahannya.
OSI difokuskan pada nilai-nilai teknis dalam pembuatan perangkat lunak yang berdaya guna dan dapat dihandalkan, dan pendekatan istilah OSI ini lebih sesuai kebutuhan bisnis daripada filosofi FSF. OSI tidak terlalu fokus pada isu moral seperti yang ditegaskan FSF, dan lebih fokus pada manfaat praktis dari metoda
pengembangan terdistribusi dari FOSS. Meskipun filosofi dasar kedua gerakan ini berbeda, FSF dan OSI berbagi area yang sama dan bekerja sama dalam hal-hal praktis, seperti pengembangan perangkat lunak, usaha melawan perangkat lunak proprietary, paten perangkat lunak, dan sejenisnya. Richard Stallman mengatakan bahwa gerakan perangkat lunak bebas dan gerakan open source merupakan dua “partai politik” dalam komunitas yang sama.

Sebesar apa bila semua data di seluruh dunia disatukan?

0 komentar
VIVAnews - Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Martin Hilbert dan Proscilla Lopez dari University of Southern California, seluruh data digital di muka bumi ini, pada 2007 adalah sebesar 295 eksabita.
Seperti dikutip dari situs BBC, ilmuwan mengkalkulasi data tersebut dengan mengumpulkan data analog maupun digital selama 1986 hingga 2007.
Mereka memasukkan juga berbagai data di berbagai platform kuno seperti floppy disc juga film x-ray hingga mikrocip pada kartu kredit.
Survey ini memilih periode tersebut karena periode itu dikenal sebagai masa "revolusi informasi" di mana manusia mulai melakukan transisi menuju digital age.
Studi ini menunjukkan bahwa pada 2000, sekitar 75 persen informasi tersimpan sebagai data analog, termasuk dalam format kaset video. Namun, pada 2007, 94 persen data kini disimpan dalam bentuk digital.

Hati-Hati Serangan Hacker

0 komentar
Serangan Hacker Cyber Crime 2011 – Berbicara mengenai serangan cyber / hacker, apa kira-kira yang menjadi target para penjahat cyber di tahun 2011 ini? Pengguna internet yang aktif sebaiknya waspada dengan serangan ini. Simak lebih lanjut daftar sasaran utama serangan cyber agar Anda lebih berhati-hati.

1. URL-shortening service

Layanan penyingkat URL atau URL-shortening service makin banyak digunakan dengan situs seperti Twitter yang menjadi pendongkraknya. Layanan yang mampu meringkas alamat situs seperti bit.ly dan TinyURL ini ternyata mengeluarkan 3.000 URL setiap menitnya. Maka tak mengherankan jika layanan ini menjadi sasaran empuk kriminal cyber. Diprediksi, mereka akan memanfaatkan layanan tersebut untuk menyuntikkan spam, scam (penipuan online), dan program jahat lainnya.

2. Layanan Geolocation

Bagi Anda yang gemar memakai Foursquare, sebaiknya berhati-hati karena ia juga diprediksi menjadi incaran penjahat cyber. Para penjahat ini akan dengan mudahnya mengetahui siapa yang sedang nge-tweet, di mana lokasinya dan apa yang mereka katakan. Bahkan, ketertarikan user dan sistem operasi serta aplikasi yang dipakai bisa dilacak pula secara real time. Dengan informasi yang diterbitkan (publish) secara online tersebut, akan memudahkan para penjahat untuk menciptakan serangan yang matang. Selain Foursquare, pengguna layanan geolokasi Gowalla dan Facebook Place juga harus waspada.

Struktur dasar HTML

0 komentar
HTML (Hypert Text Markup Language) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan halaman web. Dalam penggunaannya sebagian besar kode HTML tersebut harus terletak di antara tag kontainer. Yaitu diawali dengan <namatag> dan diakhiri dengan </namatag> (terdapat tanda "/").
Sebuah halaman web minimal mempunyai empat buat tag, yaitu :
<HTML> Sebagai tanda awal dokumen HTML.
<HEAD> Sebagai informasi page header. Di dalam tag ini kita bisa meletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META.
<TITLE> Sebagai titel atau judul halaman. Kalimat yang terletak di dalam tag ini akan muncul pada bagian paling atas browser Anda (pada title bar).
Contoh :

<TITLE>Tips HTML -- www.klik-kanan.com</TITLE>
<BODY> Di dalam tag ini bisa diletakkan berbagai page attribute seperti warna latar belakang, warna teks, warna link, warna visited link, warna active link dan lain-lain.
Atribut :
BGCOLOR, BACKGROUND, TEXT, LINK, VLINK, ALINK, LEFTMARGIN & TOPMARGIN.
Contoh :
<BODY bgcolor="#000000" background="images/pcb.gif" text="#FFFFFF" link="#FF0000" vlink="FFFF00" alink="#0000FF">
Sebuah contoh sederhana dokumen HTML :
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Halaman pembuka
</TITLE>
</HEAD>
<BODY bgcolor="#FFFFFF" background="images/gambar1.gif" text="#FF0000">
Letakkan text, images, dan link Anda di sini
</BODY>
</HTML>

SQL Injection Masih Jadi Favorit Dedemit Maya

0 komentar
Beragam teknik banyak digunakan oleh para dedemit maya, dari cara klasik seperti SQL injection sampai modus baru yang memanfaat instan messenger ataupun situs jejaring sosial. Tetapi menurut Tipping Point, SQL injection yang kini masih jadi primadona para hacker.
Jika dibandingkan dengan menggunakan Worm ataupun jenis serangan lainnya, tehnik SQL injection bisa dikatakan yang paling sederhana. Pasalnya, pelaku tidak memerlukan perangkat tambahan apapun dan hanya cukup menggunakan browser untuk melancarkan serangan.
Tipping point sebagai penyedia jasa layanan keamanan jaringan di kalangan perusahaan menuturkan berbagai modus penyerangan yang biasa dijumpai oleh para kliennya. Salah satu modus penyerangan yang sering dijumpai adalah menggunakan web application antara lain SQL Injection, PHP dan lainnya.
Motif penyerangan para dedemit maya itu pun kini sudah berubah. "Dulu mereka menyerang dengan tujuan rasa ingin tahu atau sekedar merusak sistem, tetapi kini motif mereka telah berubah ke arah ekonomi.

intel : nVidia Bermasalah besar

0 komentar
Berpidato di konferensi teknologi Goldman Sachs di San Francisco, CEO Intel Paul Otellini mengatakan bahwa nVidia akan menemukan persaingan yang semakin lama semakin ketat di segmen GPU di mana pada akhirnya GPU akan menjadi bagian dari CPU. Menurut Otellini, nVidia saat ini hanya pasrah saja berpegangan erat dengan apa yang sudah dimilikinya, akan tetapi tanpa memiliki CPU dan kemampuan untuk memproduksi prosesor untuk pemakaian umum, masa depan nVidia akan suram.

Kita memang sudah tahu bahwa hubungan Intel dan nVidia cukup tegang akhir-akhir ini. Kedua perusahaan ini memiliki visi yang berbeda tentang masa depan dunia teknologi, dengan Intel mengatakan bahwa di masa depan CPU tidak akan lagi membutuhkan GPU terpisah sedangkan nVidia mengatakan bahwa peran GPU akan semakin lama semakin penting. Kemudian, nVidia juga menjadi kompetitor langsung Intel dengan menyuplai chipset untuk MacBook terbaru Apple dan yang terakhir, nVidia juga mulai merambah segmen netbook dengan platform Ion yang mati-matian ditentang oleh Intel.

Situs InstantNews mengatakan bahwa nVidia percaya bahwa apa yang mereka sebut graphics processing unit (GPU) akan tetap dipakai, tetapi tentunya hal ini sedikit diragukan. nVidia memiliki perjanjian kerja sama dengan sebuah produsen asal Taiwan VIA akan tetapi masih belum jelas bagaimana hal ini akan membantu nVidia.

Walaupun dunia tengah dilanda krisis finansial, Otellini tampaknya cukup optimis tentang masa depan produsen chip terbesar dunia itu. Beberapa minggu lalu Intel mengumumkan bahwa mereka akan mempercepat proses adopsi teknologi 32nm dan mengatakan bahwa walaupun netbook merupakan segmen industri yang bertumbuh pesat, netbook tidak seharusnya dianggap sebagai pengganti penuh notebook biasa.

Tetapi tentunya itu hanyalah pendapat Otellini saja, dan nVidia akhir-akhir ini masih terus mengeluarkan produk grafis berkualitas tinggi. Masa depan nVidia juga tergantung pada seberapa suksesnya produk Larrabee dari Intel yang dirancang untuk tidak membutuhkan GPU terpisah. >

Setidaknya saat ini, masih banyak yang meragukan bahwa Larrabee yang akan debut tahun depan akan langsung sukses, dengan produsen perangkat lunak besar seperti Adobe juga masih menunggu informasi lebih detil dari Intel sebelum mengambil langkah selanjutnya. Apabila Larrabee ternyata menjadi produk yang luar biasa sekalipun, Intel juga tetap harus menunggu beberapa tahun agar para vendor aplikasi memperbaharui produknya untuk mendukung Larrabee seperti yang sudah mereka lakukan dengan akselerasi GPGPU untuk produk nVidia.

Penghematan Energi di Windows 7

0 komentar
Mungkin sebagian dari Anda ada yang bertanya-tanya, komponen laptop manakah yang mengkonsumsi paling banyak sumber daya? Sebelumnya saya beranggapan bahwa dua komponen paling rakus itu adalah CPU dan VGA, namun dari diagram konsumsi daya yang digambar oleh para teknisi Windows 7 memperlihatkan bahwa ternyata layar LCD adalah juaranya dengan mengkonsumsi 43% dari keseluruhan sumber daya baterai yang dikonsumsi perangkat pada laptop.



Berdasarkan gambaran di atas, tim pengembang Windows 7 ingin menghadirkan sebuah OS yang dapat menghemat energi laptop. Hal ini tentunya dilakukan melalui beberapa cara seperti pengendalian kecepatan prosesor yang lebih baik, trigger-starts untuk mengendalikan proses/servis yang dijalankan di belakang layar, auto-suspension untuk perangkat USB yang terhubung ke komputer tetapi tidak terpakai dan kendali yang lebih baik terhadap aplikasi pihak ketiga dan perangkat.

Walaupun Microsoft sudah berhasil meningkatkan kecepatan boot Windows 7 hingga kurang dari 30 detik, tetapi mereka juga mempromosikan kepada para pengguna untuk memanfaatkan fitur sleep/suspend mode lebih sering daripada mematikan laptop saat tidak diperlukan sehingga dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk start-up.

Tentunya pertimbangan melakukan shutdown/sleep juga perlu memperhitungkan tingkat kesabaran setiap orang yang berbeda-beda dan juga dari kondisi baterai saat itu. Diagram di bawah ini memperlihatkan perbandingan sumber daya yang dikonsumsi dengan waktu yang dibutuhkan untuk mengaktifkan komputer untuk menentukan pilihan yang paling tepat untuk Anda. (via LH)

Diagram perbandingan sumber daya dan waktu boot


Sejarah Enkripsi “Caesar Chiper”

0 komentar

Julius Caesar dianggap sebagai salah satu dari orang pertama di dunia yang menggunakan enkripsi. Dengan menggunakan metode substitusi, Julius Caesar mengganti setiap huruf `A` dari suratnya dengan `D`, huruf `B` dengan `E`, dan seterusnya. Karena hanya para jenderalnya yang mengetahu tentang algoritma ini, maka Julius Caesar menganggap pesannya aman dari pengiriman pesan yang tidak dipercayainya. Tipe enkripsi ini biasa disebut sebagai “Caesar Chipper”.

Virus Jengkol

0 komentar
Bagaimana menghilangkan bau habis makan Pete ? Seperti anda ketahui, jika makan pete di ibaratkan merokok, maka yang menjadi korban paling parah adalah "perokok pasif" alias yang tidak makan pete tetapi dapat baunya saja. Ada lagi saran yang tidak kalah "maut" nya, kalau mau menghilangkan bau pete...... caranya ?
Makan Jengkol :P. Ini ibarat mengusir pak Ogah pakai jasa preman. Sebenarnya ada cara yang efektif untuk menghilangkan bau pete, benar manjur dan bukan pakai jengkol atau parfum CK. Caranya adalah menkonsumsi tablet vitamin B Kompleks. :).
Tetapi vitamin B Kompleks hanya bermanfaat untuk menghadapi masalah yang timbul karena Jengkol / Pete beneran, kalau JeNGKol yang satu ini harus di hilangkan pakai Norman Security Suite.
Setelah sebelumnya digencarkan oleh virus arp spoofing dan virus Anjelina Jolie (Agent.GPKB) dengan dampak yang cukup besar khususnya untuk kalangan corporate (lihat web http://vaksin.com/2008/0608/mi... atauhttp://vaksin.com/2008/0608/mi... l danhttp://vaksin.com/2008/0708/an... ie.html untuk informasi lebih detail).
Sampai saat ini kemunculan virus lokal masih terus berlanjut seperti tak mau surut di makan waktu selama masih ada komputer dan perangkatnya mereka (red.virus marker) tidak akan berhenti berkreasi untuk meluangkan sedikit bahkan banyak waktu untuk membuat program yang bernama virus.
Salah satu hasil kreasi yang ada saat ini adalah virus dengan nama JeNGKol. Untuk mengelabui user JeNGKol akan menggunakan icon Extractor yang di dalamnya terdapat file VBS dengan ukuran 14 KB dengan nama file JeNGKol.vbs.
Berikut ciri-ciri jika terinfeksi virus JeNGKol
* Munculnya file dengan icon JPEG dengan ukuran 14 KB
* Munculnya nama file JeNGKol.vb di setiap folder dan subfolder dengan ukuran file sekitar 14 KB
* Komputer akan Logoff jika user menjalankan file yang mempunyai ekstensi .INF [Klik kanan file .inf | Install]
* Komputer akan Logoff jika user edit file VBS
Target yang akan di incar oleh JeNGKol ini adalah file yang mempunyai ekstensi .DOC yakni dengan menyembunyikan file tersebut, selain itu ia juga akan membuat file duplikat di setiap folder/subfolder sesuai dengan nama file yang ada di folder/subfolder.

Hati-hati pesan Error " Generic Host Process"

0 komentar
History repeat itself, begitu kata pepatah. Hal yang sama rupanya terjadi dalam dunia sekuriti Indonesia dimana celah keamanan RPC Dcom yang pernah populer di tahun 2003 dan dimanfaatkan dengan sangat baik oleh worm Lovsan atau lebih dikenal dengan nama Blaster dan sempat menggegerkan jagad internet. Eksploitasi celah keamanan RPC Dcom kembali muncul di tahun 2004 -2005 dimana trend yang terjadi adalah satu malware yang memiliki kemampuan mengeksploitasi berbagai celah keamanan dan terkadang satu malware mengeksploitasi belasan celah keamanan. Setelah serangan tersebut mereda, kelihatannya di akhir tahun 2008 ini kembali muncul peluang eksploitasi baru atas celah keamanan RPC Dcom lagi dan kali ini cukup serius karena Windows XP dengan Service Pack 3 sekalipun tetap rentan terhadap eksploitasi celah keamanan RPC Dcom baru ini. Bagaimana hal ini terjadi dan bagaimana cara mengatasinya ?.
Worm Blaster yang muncul perdana pada tanggal 12 Agustus 2003 dan variannya menyebabkan semua komputer Windows NT / 2000 / XP / 2003 saling melakukan scanning untuk menyebarkan dirinya. Beberapa pelanggan ISP yang menggunakan koneksi broadband cable modem paling merasakan penurunan performa bandwidth yang signifikan. Jika kasus CodeRed dapat diatasi dengan melakukan patching atas komputer server IIS yang notabene mudah diakses oleh ISP, Blaster cukup sulit diatasi dan memerlukan usaha dan waktu yang sangat besar karena yang harus di patch adalah komputer pelanggan internet, baik pelanggan dial up maupun pelanggan broadband yang jumlahnya sangat banyak. Beberapa ISP bahkan sampai melakukan tindakan tegas untuk mematikan koneksi internet bagi pelanggan kabel modem yang tidak melakukan patching komputernya guna mencegah Blaster.
Sumber utama permasalahan adalah celah keamanan RPC Dcom yang ditemukan pada tanggal 16 Juli 2003. Celah keamanan ini sangat berbahaya dan mengancam pengguna :
* Microsoft Windows NT 4.0 & Terminal Services Edition
* Microsoft Windows 2000
* Microsoft Windows XP
* Microsoft Windows Server 2003
Celah keamanan ini memungkinkan penyusup untuk melakukan :
* Instalasi Program
* Melihat, merubah dan menghapus data
* Membuat user baru dengan hak akses full
GHP Error akan muncul tiba-tiba dengan pesan "Generic Host Process for Win 32 Services Error" pada saat browsing yang mengakibatkan koneksi internet langsung terputus, meskipun sudah mencoba reset koneksi LAN / Wifi tetap tidak bisa terkoneksi kembali dan koneksi internet hanya bisa normal kembali jika komputer di restart. Tetapi celakanya, hal ini akan berulang lagi beberapa saat kemudian dan frekwensi munculnya sangat mengganggu. Ada pula yang mengeluhkan komputer mendapatkan pesan yang sama dan ketika di scan dengan antivirus tidak mendapatkan virus apapun dan kasus lain yang dilaporkan pada salah satu mailing list bahkan setelah mendapatkan pesan Generic Host Process komputer langsung menolak di instal antivirus.
Apapun masalahnya, solusi pertama dan terbaik jika anda menemukan masalah celah keamanan pada komputer anda adalah melakukan patching / penambalan atas celah keamanan Dcom. Jika OS anda ibaratnya adalah benteng yang pintu masuk dan keluarnya dijaga ketat baik oleh program antivirus, celah keamanan ibaratnya ada kelemahan pada tembok benteng yang rapuh dan virus bukan menyerang melalui pintu masuk melainkan masuk dari tembok yang rapuh tersebut. Program antivirus pada dasarnya tidak di desain untuk menjaga serangan yang mengeksploitasi celah keamanan sehingga secara teknis Operating System komputer yang mengandung celah keamanan dan terproteksi dengan antivirus update terbaru TETAP akan terinfeksi virus sekalipun virus yang menyerang itu sudah terdeteksi oleh program antivirus tersebut, sebab utamanya adalah karena celah keamanan memungkinkan banyak hal, termasuk eksekusi file virus tanpa dapat di intervensi oleh antivirus. Dalam banyak kasus malahan program antivirus kemudian dilumpuhkan oleh virus tersebut. Karena itu, anda sangat disarankan untuk melakukan penambalan celah keamanan RPC Dcom yang terbaru.
Copyright © Anugrah Krisna Aji @ jokojowo.blogspot